DEWAN PIMPINAN PUSAT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA YAYASAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM TRINUSA

Topik Terkini366 Dilihat

BEKASI, TALIGAMA.ORG, – Jalan Perum GCC, Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Untuk disiarkan segera, Penuhi Klarifikasi di Paminal Polda Metro Jaya, TRINUSA Tegaskan: Kami Melapor untuk Menjaga Marwah Polri, Bukan untuk Merobohkannya. Senin (21/09/26).

Dugaan permainan proyek Rp16 miliar oleh oknum dinilai sebagai ancaman bagi kehormatan institusi. TRINUSA memilih jalur resmi Propam sebagai bentuk kepercayaan kepada Polri.
Bekasi, [tanggal] September 2026 — Dewan Pimpinan Pusat LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) telah memenuhi undangan klarifikasi dari Subbidang Pengamanan Internal (Subbidpaminal) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya pada [hari, tanggal]. Klarifikasi tersebut merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat yang diajukan TRINUSA dengan Laporan Nomor #2026091600096 tertanggal 16 September 2026.

Pengaduan itu menyangkut dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum, berupa peran sebagai perantara pengondisian proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi serta dugaan penerimaan uang sebesar Rp16.000.000.000 (enam belas miliar rupiah) dari seorang tersangka kasus korupsi, demi kepentingan pribadi.
Dalam proses klarifikasi, [jabatan] DPP TRINUSA, Panji Ilham Haqiqi, hadir secara langsung dan didampingi tim kuasa hukum dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) TRINUSA. Seluruh keterangan telah disampaikan secara terbuka kepada pemeriksa, disertai dokumen pendukung yang kami miliki.

Mengapa Kami Melapor
Kami ingin meluruskan satu hal sejak awal: laporan ini tidak lahir dari kebencian terhadap Polri. Laporan ini lahir dari kepedulian.

Polri adalah institusi yang dibangun dengan keringat, pengorbanan, bahkan nyawa para anggotanya. Setiap hari ada polisi yang berdiri di tengah hujan mengatur lalu lintas, berjaga di malam hari, dan mempertaruhkan keselamatannya untuk melindungi warga. Mereka bekerja jujur, sering tanpa sorotan, dan tanpa imbalan di luar haknya.

Justru karena itu, dugaan perbuatan seperti yang kami laporkan tidak boleh didiamkan. Ketika seorang oknum diduga bermain di proyek pemerintah dan menerima uang dari tersangka korupsi, yang tercoreng bukan hanya dirinya. Yang ikut tercoreng adalah seragam yang dipakai ratusan ribu anggota Polri yang bersih. Diam dalam situasi seperti ini sama saja dengan membiarkan kepercayaan publik terhadap Polri perlahan terkikis.
“Polri adalah milik rakyat. Kalau ada oknum yang diduga bermain proyek dan menerima uang dari tersangka korupsi, yang paling dirugikan adalah Polri sendiri. Kami tidak rela nama baik Polri rusak karena ulah segelintir orang. Itu sebabnya kami tidak berteriak di jalan atau di media sosial. Kami datang ke Propam, lewat pintu resmi, karena kami percaya Polri mampu membersihkan rumahnya sendiri,” tegas Panji Ilham Haqiqi.

Jalur Resmi Adalah Bentuk Kepercayaan
TRINUSA sengaja memilih menempuh mekanisme pengaduan masyarakat melalui Bidpropam, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Polri. Pilihan ini bukan kebetulan. Ini adalah pernyataan sikap.

Menghakimi di ruang publik itu mudah. Menyebar tuduhan di media sosial itu murah. Tetapi cara seperti itu tidak menyelesaikan apa pun. Ia hanya melukai institusi dan membuka ruang fitnah. Kami memilih jalan yang lebih sulit namun lebih bertanggung jawab: menyerahkan dugaan ini kepada pihak yang memang berwenang memeriksanya, dan menghormati hasilnya.

“Laporan masuk tanggal 16 September, dan di hari yang sama sudah dilimpahkan ke Paminal. Tidak banyak lembaga yang bergerak secepat itu. Ini bukti bahwa Polda Metro Jaya serius menjaga integritas anggotanya. Kami mengapresiasi, dan kami akan menghormati setiap tahapan prosesnya,” ujar kuasa hukum TRINUSA dari YLBH TRINUSA.

Kuasa hukum TRINUSA juga menegaskan bahwa TRINUSA menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Apa yang dilaporkan masih berstatus dugaan, dan kebenarannya sepenuhnya menjadi kewenangan pemeriksa. Karena itu, TRINUSA tidak akan membuka identitas pihak yang dilaporkan maupun isi materi klarifikasi kepada publik, demi menjaga kelancaran pemeriksaan dan menghormati hak semua pihak.

“Kami tidak sedang mencari musuh. Kami sedang membantu Polri menemukan kebenaran. Kalau dugaan ini tidak terbukti, kami terima. Kalau terbukti, kami percaya Polri akan bertindak tegas. Dua-duanya sama-sama baik untuk nama Polri,” tambahnya.
Oknum Bukan Wajah Polri
TRINUSA mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap adil dalam menyikapi perkara ini. Jangan menyamaratakan. Perbuatan yang diduga dilakukan oleh satu orang tidak boleh dijadikan alasan untuk mencibir seluruh institusi.
Polri yang kuat bukanlah Polri yang tidak pernah punya masalah. Polri yang kuat adalah Polri yang berani memeriksa anggotanya sendiri ketika ada dugaan pelanggaran. Dan hari ini, lewat langkah cepat Bidpropam Polda Metro Jaya, Polri sedang menunjukkan kekuatan itu.

Masyarakat pun punya peran. Pengawasan dari publik bukan ancaman bagi Polri, melainkan mitra. Semakin banyak warga yang berani melapor melalui jalur resmi, dan semakin serius laporan itu ditangani, semakin tinggi pula kepercayaan rakyat kepada kepolisian. Itulah semangat Presisi yang sama-sama kita jaga.

Sikap Resmi TRINUSA
Atas dasar hal-hal tersebut, DPP LSM Triga Nusantara Indonesia bersama YLBH TRINUSA menyatakan sikap sebagai berikut:
1.  Mendukung penuh Bidpropam Polda Metro Jaya untuk menuntaskan pemeriksaan secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu.
2.  Menghormati asas praduga tak bersalah. Seluruh materi laporan masih berstatus dugaan, dan penilaiannya sepenuhnya menjadi kewenangan pemeriksa.
3.  Bersikap kooperatif. TRINUSA siap memberikan keterangan maupun bukti tambahan kapan pun diperlukan oleh pemeriksa.
4.  Menolak generalisasi. Perbuatan oknum bukan cerminan Polri. Kami berdiri bersama ratusan ribu anggota Polri yang bekerja dengan jujur dan penuh pengabdian.
5.  Mengajak masyarakat menempuh jalur resmi. Setiap dugaan pelanggaran oleh anggota Polri sebaiknya dilaporkan melalui mekanisme pengaduan yang sah, bukan melalui penghakiman di ruang publik.
6.  Mengawal hingga tuntas. TRINUSA akan terus memantau perkembangan penanganan laporan ini melalui mekanisme pemberitahuan resmi (SP3D) yang disediakan Polri.
Penutup

Kami percaya, menjaga nama baik Polri bukan hanya tugas polisi. Itu tugas kita semua. Kadang, cara terbaik untuk mencintai sebuah institusi adalah dengan berani mengingatkannya ketika ada yang diduga menyimpang, lalu memberinya kepercayaan penuh untuk membereskannya.

Itulah yang kami lakukan hari ini. Dan kami akan terus melakukannya, demi satu tujuan yang sama:
Polri yang bersih, dipercaya, dan dibanggakan rakyat.

Tentang TRINUSA
LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) adalah organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang pengawasan publik dan pendampingan hukum. Melalui Yayasan Lembaga Bantuan Hukum TRINUSA, organisasi ini memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat serta mendorong penegakan hukum yang bersih dan berintegritas.

Narahubung Media
Panji Ilham Haqiqi — Sekjen DPN LSM Triga Nusantara Indonesia — Panji Ilham Haqiqi – 081235678188

Posting Terkait

Jangan Lewatkan